Penurunan Perangkat
Hari ini tgl 12 kamiss kami ndak team instalasi menurunkan perangkat sebagai Berikut
Grid,POe adaptor,kabel 45 Meter ,RB, ..semua lengkap. tidak kurang satu apapun trimkasih…..( FTRN)
Hari ini tgl 12 kamiss kami ndak team instalasi menurunkan perangkat sebagai Berikut
Grid,POe adaptor,kabel 45 Meter ,RB, ..semua lengkap. tidak kurang satu apapun trimkasih…..( FTRN)
Senin, 10 Maret 2008 | 23:04 WIB
BELGRADE, SENIN - Seorang pemain asal Ghana yang bermain di klub sepakbola di Bosnia menjadi sasaran tindak rasis oleh sekelompok penggemar sepakbola.
Solomon Opaku yang bermain di klub divisi satu Borac Cacak diserang oleh 10 orang usai sebuah pertandingan liga negara itu, Sabtu lalu. Para penyerang itu juga mengeluarkan kata-kata penghinaan bernada arsis kepada Opaku.
Polisi kemudian menaahn enam orang, dengan empat di antaranya dituduh melakukan tindak pelecehan etnik dan rasial. Hal ini diungkap oleh media negeri itu, Senin.
“Saya sedang pulang ke hotel dengan dua teman lainnya, saat itu saya merasa dipukul di bagian belakang kepala,” kata pemain bersuia 20 tahun ini. “Saya kira saat itu ada yang sedang bergurau. Namun saat saya menengok, saya sadar ada sekelompok pendukung Borac yang mulai menendang dan memaki bahwa mereka membenci kulit hitam.”
“Teman-teman dan seorang anggota polisi kemudian berusaha melindungi saya dan membawa saya ke rumah sakit. Saya ingin segera pulang secepatnya,” kata Opaku.
Dua tahun lalu, belasan pendukung Borac memaki-maki striker asal Zimbabwe, Mike Tamwanjira. Ia kemudian meninggalkan Serbia setelah kejadian itu.
Tahun lalu, asosiasi sepakbola Serbia terkena hukuman setelah para pendukung timnas negara tersebut menlakukan penghinaan secara rasial kepada para pemain timnas U-21 Inggris yang berkulit hitam saat berlangsungnya kejuaraan Eropa di Belanda. (Cay).
Panglima TNI Datang, Wartawan Pergi
Artikel Terkait:
Selasa, 11 Maret 2008 | 09:51 WIB
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Achmad Bayasud
BALIKPAPAN, SELASA- Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso tiba di Bandara Sepinggan Balikpapan, sekitar pukul 10.25, Selasa (11/3). Di bandara, Djoko disambut Panglima Kodam VI/Tanjungpura Mayjen TNI Tono Suratman dan Walikota Balikpapan Imdaad Hamid.
Namun, wartawan dilarang masuk ke tempat acara oleh petugas bandara. Padahal wartawan sudah menunggu sejak pukul 08.00. Larangan oleh petugas bandara sampai ke wartawan, hanya beberapa saat sebelum Panglima TNI tiba di bandara dengan pesawat Garuda.
Beberapa wartawan dari media cetak dan elektronik pun memutuskan untuk meninggalkan acara tersebut dengan tak meliput keseluruhan acara kunjungan Panglima TNI di Balikpapan.
Dari jadwal acara, Djoko akan melakukan kunjungan kerja ke Markas Kodam VI/Tanjungpura. Di Makodam, Djoko akan memberikan pengarahan kepada 200 Pamen se-Kalimantan.
Sedangkan Ny Djoko Santoso akan mengunjungi Panti Jompo Tresna Wredha di Balikpapan. ![]()
untuk instalasi hari ini …ke happy land and alfabank .panas nya hari ini senin…ampe semua kulit terbakarr…sampai di happyland …gw bongkar2 radio dl..mindahin ke sisi timurr sebelah kanan..karena saya perkirakan Zcomnya nabrak..Safirr…gw pasang di tower atas sendiri ternyata dapat nya sama aja…tetep ndak bisa maksimal…94-93 …ampir frustasi..hujan datanggg..makin kerepotan buat pointing ….lari dolo sembnuyi takut kehujanan ..mantol di gelar biar laptop ndak kehujanan…tapi di pikir2 kalau nunngu hujan ndak kelar2 kerjaan .AKhirnya nekad juga..anthena di copot lagi pasang lagi sisi timur baratt…alhamdulillah akhirnya bisa conec…tapi gantian ap NYa Mati..udah di krimping bolak balik tetep aja ndak mau hidupp…setelah di lihat2 terjnyata salah kabel masuk..kabel dari Zcom ndak ke pasang
dasar siallll…padahal udah sterss ndak isa hidup2 apZcom nyaa..heheheh semua selesai DI happy land ..masih hujan juga nekad aja ..langsung ke alfabank..nerusin yang kemarin karena di kabarkan dia sempet ndak conet karena ap happyland mati…tpi apa boleh buat ndak isa nemenin..soal nya motornya di buru2 ama yang punya suruh balikindasar motor kalau pinjaman ya gini..ndak tenang kerja juga…pulangg…ronny di jemput temen gw mahesa…sampe kantorr beres2 laporan ….leyeh2 dahh..
200 Pesepakbola Ikut Seleksi Persikab
Senin, 10 Maret 2008 | 13:35 WIB
Persikab Seleksi 200-an Pemain
BANDUNG, SENIN - Sedikitnya 200 pemain mengikuti seleksi yang digelar tim Persikab Kabupaten Bandung di Stadion Jalak Harupat, Soreang, Senin (10/3).
Pelatih Deny Syamsudin akan merekomendasikan nama-nama pemain yang terpilih ke manajemen selambatnya Rabu pekan ini. Peserta seleksi didominasi oleh pemain-pemain muda dari klub binaan Persikab yang berjumlah 42 klub.
“Tiap klub binaan mengirim tiga pemain terbaiknya,” kata asisten pelatih Persikab, Yanuar. Selain mereka tampak juga para pemain eks Divisi Utama musim lalu, seperti AJi Nurpijal (mantan Persib), Enjang Rohiman (mantan Semen Padang), dan Aang Suparman (mantan PSS Sleman). Total pemain eks Divisi Utama yang mengikuti seleksi pagi tadi berjumlah enam orang.
“Saya tidak menyeleksi, kata yang tepat adalah melihat kondisi terakhir mereka. Sebab, sebagai pemain mereka sudah punya cukup pengalaman,” kata Deny.
Rencanaya, sore ini akan datang pemain eks Persib, yakni Yaris Riyadi juga untuk memperlihatkan kemampuannya. “Setelah nama-nama pemain saya rekomendasikan, saya harap manajemen segera mengambil langkah secepatnya untuk negosiasi,” kata Deny.(LSD)
Beckham Bawa Galaxy Menang di Shanghai
Rabu, 5 Maret 2008 | 22:59 WIB
SHANGHAI, RABU - Bintang Los Angeles Galaxy David Beckham berhasil mengangkat timnya unggul 3-0 atas Shanghai-Hong Kong dalam pertandingan persahabatan di Shanghai, China, Rabu (4/3). Striker Carlos Ruiz menjadi bintang di pertandingan itu dengan mencetak ketiga gol ke gawang tim campuran dua kota di China tersebut.
Bermain di Stadion Shanghai Outdoor, Beckham selalu mendapat tepuk tangan meriah dari suporter tiap kali ia menguasai bola. Meski timnya kalah, lebih dari 10.000 fans mantan kapten timnas Inggris itu berteriak histeris saat Beckham melayangkan umpan silang kepada Ruiz. Umpan matang yang jadi andalannya itu diselesaikan dengan baik oleh Ruiz di penghujung babak pertama.
Di babak kedua, Ruiz lagi-lagi membobol gawang Shanghai. Pemain asal Guatelama memberikan gol lewat tandukan setelah mendapat umpan silang dari Sean Franklin pada menit ke-79. Ruiz kembali menorehkan gol menit ke-84 setelah menggiring bola sendirian dari tengah lapangan.
Bagi Ruiz, kemenangan ini sangat membahagiakannya, apalagi Galaxy kalah di pertandingan sebelumnya saat melawan FC Seoul di Korea Selatan. Hal serupa juga dikatakan oleh Beckham, yang tampil untuk membuktikan bahwa dirinya telah pulih dari cedera dan siap bermain untuk timnas.
“Senang rasanya dapat memenangi pertandingan dan saya pikir kami bermain bagus. Kami memainkan bola dengan baik dan membuat gol-gol indah,” kata Beckham usai pertandingan.
Suami penyanyi Spice Girls, Victoria Beckham, itu sebetulnya hanya bermain selama 70 menit. Ini menjadi pertanyaan besar sebab publik Inggris masih belum tahu soal kondisi kesehatannya.
Bulan lalu, pelatih Inggris Fabio Capello tidak membawanya serta saat Inggris melawan Swiss dalam laga persahabatan menjelang Piala Eropa. Alasannya, pemain berusia 32 tahun itu belum kembali ke bentuk permainan terbaiknya.
Saat tiba di Shanghai, Minggu (2/3), Beckham kembali menegaskan bahwa dirinya sudah cukup sehat untuk kembali bermain bersama timnas. Jika kembali turun bersama The Tree Lions, Beckham akan mencatatkan dirinya sebagai pemain yang pernah bermain dalam seratus pertandingan bersama timnas (cap).
FIFA Tolak Usulan Teknologi

GETTY IMAGES/Julian Finney
Petugas mengoperasikan dan memantau kerja teknologi goal line. Namun, FIFA menolak teknologi itu digunakan dalam sepakbola.
Minggu, 9 Maret 2008 | 02:19 WIB
GLENEAGLES, SABTU - FIFA akhirnya menolak usulan pemanfaatan teknologi untuk membantu wasit dalam mengambil keputusan. Alasannya, sepakbola adalah olahraga manusia yang tetap harus menghormati nilai-nilai manusiawi.
Keputusan itu diambil FIFA dalam sidang internasional di Gleneagles, Skotlandia, Sabtu (8/3). FIFA memilih cara konservatif dalam menentukan gol dengan mengandalkan kemampuan wasit, daripada teknologi kamera atau goal line.
Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke mengkhawatirkan, penggunaan teknologi tersebut akan membuat sepakbola menjadi kaku. Sehingga, daya tarik olahraga ini menjadi kurang menarik. FIFA lebih tertarik dengan usulan penambahan dua asisten wasit agar keputusan di lapangan lebih akurat.
“Kami sudah memutuskan untuk menghentikan semua usulan teknologi dalam membantu wasit. Kami akan membahas lebih dalam soal usulan penambahan dua wasit dan tak akan lagi membahas teknologi goal line,” jelas Valcke.
Usulan teknologi tersebut terutama ditentang oleh Presiden FIFA, Sepp Blatter, dan asosiasi sepakbola Wales (WFA). “Sepakbola adalah olahraga yang dimainkan manusia dengan wajah-wajah manusia. Ada aliran perasaan yang membuat olahraga ini menjadi khas dan menarik,” jelas Sekretaris Jenderal WFA, David Collins.
Presiden UEFA, Michel Platini, juga sependapat. Hanya saja, katanya, satu wasit dan dua hakim garis yang digunakan selama ini semakin kurang memadahi. Sebab itu, usulan penambahan wasit menjadi sangat menarik.
“Dengan hanya tiga wasit di lapangan, sepakbola sering mendapatkan masalah. Mereka tidak bisa melihat segala kejadian. Sepakbola memang harus tetap manusiawi, tapi penambahan dua wasit akan sangat membantu,” jelasnya.
Keputusan itu tentu saja mengecewakan perusahaan yang memproduksi Hawk-Eye. Teknologi yang akan menentukan apakah bola sudah keluar atau sudah masuk ke garis gawang atau belum. Teknologi itu juga sudah digunakan dalam olahraga tenis.
Sebelumnya, produsen Hawk-Eye sangat optimistis teknologi itu akan disahkan FIFA sebagai perangkat wajib dalam sepakbola. Apalagi, teknologi itu cukup meyakinkan ketika diuji coba di Stadion Madejski, bulan lalu.
“Kami sangat kecewa dengan keputusan itu. Kami telah melakukan investasi yang mahal, tapi tak mampu mengembalikannya,” sesal Direktur Manajerial Hawk-Eye, Paul Hawkins.
Kekecewaan juga dirasakan oleh federasi sepakbola Inggris (FA). “Ini sama saja mati di dalam air. FA selalu mendukung diterapkannya teknologi untuk membantu wasit dan asistennya untuk membuat keputusan yang benar,” keluh Kepala Eksekutif FA, Brian Barwick.
Inggris sendiri sudah mempersiapkan diri menggunakan teknologi tersebut. Bahkan, rencananya Premier League sudah memakai teknologi goal line mulai 2009.
Sistem goal line itu akan menghabiskan dana sebesar 250.000 poundsterling (sekitar Rp 4,5 miliar) untuk setiap lapangan. Instalasi detektor Hawk-Eye akan dipasang di garis gawang, demikian juga 12 kamera yang menyorot sekitar gawang. Sebuah komputer akan dioperasikan untuk menangkap gambar dan pesan yang langsung dihubungkan kepada wasit. Sehingga, sang wasit bisa membuat keputusan yang benar ketika terjadi kontroversi tentang gol.
“Teknologi ini memang belum final. Tapi, perkembangannya sudah memuaskan. Bahkan, yang sudah ada sangat membantu wasit dalam mengambil keputusan yang tepat dan benar. Klub-klub di Inggris juga sangat menunggu penerapan teknologi tersebut,” jelas Sekretaris Jenderal FA, Mike Foster. (AP/HPR)
Www.kompas.com
FIFA: Taylor Pantas Dihukum Sampai Eduardo Sembuh

GETTY IMAGES
Baik pemain Birmingham maupun Arsenal merasa ngeri melihat akibat pekanggaran yang dilakukan Martin Taylor kepada Eduardo.
Minggu, 9 Maret 2008 | 22:49 WIB
GLENEAGLES, MINGGU - Pelanggaran yang dilakukan defender Birmingham, Martin Taylor, terhadap penyerang Arsenal Eduardo da Silva, dinilai sangat keterlaluan. Sebab itu, federasi sepakbola dunia (FIFA), merasa perlu mengambil tindakan. Hukuman berat kemungkinan akan dijatuhkan otoritas sepakbola dunia itu kepada Taylor.
Martin Taylor memang melakukan pelanggaran keras saat Birmingham bertemu Arsenal di Premier League. Dia tampak sengaja menyorongkan kakinya ke kaki Eduardo yang sedang membawa bola. Akibatnya, kaki kiri pemain asal Kroasia itu patah dan pergelangan kakinya bergeser. Eduardo diperkirakan baru bisa bermain lagi dalam 9 bulan ke depan, tapi banyak yang menilai kariernya akan habis.
Presiden FIFA, Sepp Blatter mengatakan, pelanggaran yang dilakukan Martin Taylor itu bukanlah sepakbola. Sehingga, aksi tersebut harus diganjar hukuman setimpal, agar tak terjadi lagi dalam sepakbola.
FIFA akan meminta keterangan dan bukti-bukti dari federasi sepakbola Inggris (FA), kemudian menjatuhkan hukuman tambahan yang bisa lebih berat. Ini sangat jarang. Biasanya, pelanggaran di liga mendapat pelanggaran dari asosiasi setempat. Selama ini, Taylor sudah diganjar FA tak boleh tampil dalam 3 pertandingan.
“Kami telah mempertimbangkan banyak hal. Tapi, kami fokus pada satu pertimbangan. Jika seorang pemain cedera dan harus istirahat sampai sembilan bulan, maka pemain yang menyebabkan cedera itu harusnya juga dihukum tak boleh bermain selama 9 bulan pula,” katanya di sela-sela pertemuan dewan sepakbola internasional di Skotlandia.
“Jika pemain menyebabkan pemain lain cedera dan tak bisa bermain selama tiga bulan, maka dia seharusnya juga dihukum selama itu pula. Kami akan mencoba mempertimbangkan pemikiran ini. Kami harus melindungi kualitas sepakbola dan menghilangkan kekerasan di dalamnya. Jikapun seorang pemain menyebabkan pemain lain tak bisa tampil selama hidup, tak masalah pula jika dia juga harus dihukum seumur hidup,” tegas Blatter.
Menurut Blatter, ini sudah menjadi masalah serius. Maka, ukuran hukuman berat ersebut menjadi agenda khusus FIFA yang akan dibahas dalam rapat besar di Sydney, Mei nanti.
“Kami tak ingin emlihat pemain menghajar pemain lain di lapangan sepakbola. Kami tak ingin pemain merusak pemain lain. Kami akan segera membahas masalah ini. Kami harus melakukan seuatu,” tambahnya.
Persaingan dalam sepakbola, katanya, tidak seharusnya melibatkan kekerasan dan cara-cara tidak beradap. Menurutnya, banyak contoh persaingan yang sehat di bidang lain.
“Seorang dokter gigi tak pernah menghancurkan dokter gigi yang lain. Seorang pelukis tak pernau melukai atau merusak pelukis lain, meski mereka saling berkompetisi. Kami juga ingin hal ini terjadi dalam sepakbola,” katanya. (AP/HPR)
Ronaldinho: Saya Takkan Pernah ke Chelsea

GETTY IMAGES/RYAN PIERSE
Ronaldinho
Senin, 10 Maret 2008 | 16:54 WIB
JAKARTA, SENIN - Seiring performanya yang tak kunjung membaik seperti pada musim perdananya di Nou Camp, Ronaldinho dikabarkan akan didepak dari Barcelona. Jika hal itu terwujud pada akhir musim ini, ke mana tujuan playmaker Brasil tersebut?
Tak ada yang bisa menebak kecuali Ronaldinho sendiri. Pasalnya, mantan pemain PSG ini sudah secara terang-terangan tak mau bermain untuk tiga klub elite Eropa yang meminangnya, yakni Chelsea, AC Milan dan Inter Milan.
Padahal, klub-klub tersebut punya minat sangat besar “menampung” Ronaldinho jika Barca sudah tak puas dengan kinerja ’si rambut kriwil’ tersebut. Bahkan, Chelsea menempatkan Ronaldinho di posisi teratas daftar pemain buruannya pada musim panas nanti.
Ya, Roman Abramovich sangat menyukai tipe pemain seperti Ronaldinho yang penuh dengan aksi-aksi menawan. Karena itu, taipan Rusia yang merupakan pemilik Chelsea tersebut siap menggelontorkan dana dalam jumlah berapa pun jika Barcelona menjual dan sang pemain tertarik menjadi skuad The Blues.
Namun harapan itu sepertinya bakal sia-sia karena Ronaldinho menegaskan dia takkan pindah ke Stamford Brige jika Barcelona melegonya. Gelandang berusia 27 tahun itu punya alasan, karena gaya permainan Chelsea tidak sesuai harapannya, bahkan dia pernah jadi ‘korban’.
Ungkapan Ronaldinho merujuk pertemuan kedua tim di pentas Liga Champions pada musim 2005/06 dan 2006/07. Waktu itu, dia merasa “dianiaya” para pemain Chelsea.
“Saya tahu Chelsea menginginkan saya, tetapi mereka adalah klub yang tak ingin saya bela. Ketika berhadapan dengan mereka di Liga Champions, mereka lebih dulu menendang kaki saya sebelum berusaha merebut bola,” ungkap Ronaldinho.
“Permainan semacam itu tak saya inginkan dan jika itu terjadi saya harus mengatakan ‘tidak, terima kasih’. Saya juga mau mengatakan terima kasih kepada Inter atau AC Milan yang tertarik mendapatkanku, tetapi saya tak mau bergabung dengan mereka. Saat ini, saya hanya berusaha memberikan yang terbaik bagi Barcelona,” pungkasnya.
Akhir pekan kemarin, Ronaldinho juga ikut memperkuat Barca saat menjamu Villarreal. Sayang, performanya belum sesuai harapan dan Barca pun akhirnya kalah 1-2 sehingga mereka kini semakin tertinggal dari pimpinan klasemen sementara, Real Madrid. (GOAL/LOU)
Tuduh Istri Selingkuh, Janin Terbunuh
Artikel Terkait:
Senin, 10 Maret 2008 | 08:26 WIB
CURIGA bayi di rahim istrinya adalah anak haram, Jaya Sentosa menyiksa sang istri, Ny Siti Maspupa alias Epa (30), hingga si jabang bayi tewas. Ironisnya, bayi itu meninggal saat kandungan Siti sudah sembilan bulan.
Menurut Bachtiar (48), paman Siti, penyiksaan yang dialami keponakannya membuat jabang bayi itu meninggal di dalam kandungan. Kondisi bayi tersebut diketahui ketika Siti dibawa ke RSCM, Sabtu (8/3) pagi karena mengalami perdarahan hebat.
Janin Tewas di Tangan Ayah Bachtiar menambahkan, jabang bayi tersebut dikeluarkan dari rahim Siti pada Minggu (9/3) pukul 04.05. Kondisi bayi laki-laki dengan berat 3,1 kilogram itu sangat mengenaskan, kepalanya hancur. “Jenazah bayi Siti telah dimakamkan di TPU Kemiri, Cempakaputih, pada Minggu sekitar pukul 16.00. Saat ini Siti masih dirawat di RSCM,” ujarnya, kemarin sore.
Penderitaan Siti yang tengah hamil anak pertamanya itu diketahui keluarganya sekitar dua bulan lalu. Saat itu, Siti yang bersuamikan Jaya Sentosa (50) berhasil menyelundupkan surat untuk keluarganya. Di surat itu, Siti mengadukan perlakuan kasar suaminya. Bahkan, Jaya makin beringas sejak Siti hamil.
Pada 5 Februari lalu, keluarga Siti melaporkan Jaya ke Polda Metro Jaya dengan sangkaan telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga. Menurut Bachtiar, ketika tahu dirinya dilaporkan ke polisi, Jaya justru menganggap enteng. Pria yang tinggal di Jalan Kebon Kosong XI RT 05/02, Kelurahan Kebonkosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, itu menunjukkan kesan dirinya “kebal hukum”.
Menurut keluarga Siti, informasi yang diperoleh dari Siti menyatakan bahwa Jaya kerap bersikap kasar terhadap istrinya. Selain itu, setiap kali berhubungan suami-istri, Jaya kerap memasukkan tangannya ke kemaluan Siti.
Ketika Siti hamil, Jaya makin kerap bersikap kasar. Bahkan dia makin kerap merogoh rahim istrinya dengan alasan jabang bayi di rahim tersebut bukan darah dagingnya. Jaya menuduh Siti berselingkuh hingga hamil. Siti tentu saja membantah dan mengatakan bayi di rahimnya adalah darah daging Jaya. Namun Jaya tak percaya. Sejak Siti hamil, Jaya juga selalu mengurung istrinya tersebut di kamar yang dikunci dari luar.
Selingkuh
Dani Utama (26), kerabat Siti, menuturkan Siti menikah dengan Jaya delapan tahun lalu. Bagi Jaya, pernikahan itu bukanlah kali pertama. Warga setempat mengatakan, Jaya telah belasan kali menikah, termasuk dengan Siti yang warga Jalan Kebon Kosong XI RT 07/02 kelurahan yang sama. Sejak menikah dengan Jaya, Siti tinggal di rumah suaminya bersama empat anak Jaya dari pernikahan terdahulu.
“Almarhum ayah Siti sebenarnya tidak setuju Siti menikah dengan Jaya karena tahu Jaya berperangai buruk kepada siapa saja. Termasuk dengan tetangga,” tambah Dani
Dani yang tinggal bersama ibunda Siti, Tati Supriyati (50), mengatakan, “Selama menjadi istri Jaya, Siti kerap disiksa oleh suaminya.” Belakangan, Jaya makin kasar karena menganggap Siti berselingkuh dengan tetangganya yang bernama Patro. Padahal dari pengakuan Siti, dia tidak memiliki hubungan khusus dengan Patro. Namun Siti mengakui kerap curhat kepada Patro yang memiliki toko obat di dekat rumah Jaya.
Penyiksaan yang dialami Siti antara lain adalah dipukul dan ditampar. Sejak istrinya hamil, Jaya mengurung Siti di kamar sehingga Siti tidak bisa berkomunikasi dengan siapa pun, termasuk dengan keluarganya. Kondisi demikian membuat keluarga Siti bertanya-tanya kemana gerangan Siti. Padahal, rumah Jaya dan rumah orangtua Siti hanya berjarak sekitar 300 meter.
Awal Februari lalu, Siti mengirim surat ke ibunya, Ny Tati. “Saat itu Siti punya kesempatan keluar kamar karena Jaya lupa mengunci pintu kamar. Jaya hanya mengunci pintu utama rumah,” imbuh dani. Surat itu dititipkan lewat seorang penghuni rumah kos di belakang rumah Jaya. Rumah kos itu adalah milik Jaya.
“Nah dari surat itulah kami baru tahu bahwa Siti yang sedang hamil disiksa oleh Jaya. Kami selaku keluarganya berusaha menemui Jaya tetapi dia selalu menghindar. Bahkan keempat anak tiri Siti nggak mau cerita apa yang terjadi,” kata Dani. Keluarga Siti lantas melaporkan Jaya ke Polda Metro Jaya.
Pada Sabtu lalu, sekitar pukul 11.00, salah satu anak tiri Siti menemui Tati dengan alasan mengajak jalan-jalan. Ternyata, Tati diajak ke RSCM untuk menemui Siti yang dirawat karena mengalami perdarahan hebat.
Menurut Dani, berdasarkan keterangan Siti, tindakan Jaya merogoh rahim istrinya itu tidak hanya dilakukan di ranjang. Jaya juga melakukannya saat mereka mandi bersama. Tindakan Jaya itu membuat Siti kesakitan. Namun wanita itu tidak sanggup melawan suaminya yang temperamental tersebut.
Kemarin, kabar meninggalnya bayi Siti membuat warga setempat marah. Mereka lantas mendatangi rumah Jaya. Menurut Ketua RT 07/02, Ade (45), warga sebenarnya datang untuk meminta pertanggungjawaban Jaya. Namun Jaya tidak keluar sehingga warga marah dan menimpuki kaca jendela rumah Jaya.
“Kebetulan, saat itu melintas aparat Polsektro Kemayoran yang patroli dengan mobil Carens. Polisi lalu membawa Jaya ke Mapolsektro Kemayoran,” ujar Ade yang mendampingi keluarga Tati di rumah duka.
Sementara itu, hingga kemarin sore Siti masih dirawat di RSCM dan dilarang ditemui wartawan. Beberapa polisi berjaga di ruang perawatan Siti. Sementara itu,
Kanit Reskrim Polsektro Kemayoran Iptu Supriyadi tidak bersedia memberikan keterangan tentang kasus ini. Sedangkan Jaya, saat ditemui di Mapolsektro Kemayoran, menyangkal telah menyiksa Siti hingga si jabang bayi meninggal.
“Ini cuma masalah keluarga seperti masalah keluarga lainnya. Saya cuma menampar pipinya,” ujar pria yang membuka toko peralatan listrik di rumahnya itu.(WARTAKOTA/get)